5 Mitos Teknologi yang Keliru Ini Kerap Dianggap Benar

Teknologi adalah hal yang sering digunakan untuk mempermudah melakukan pekerjaan. Teknologi merupakan sebuah temuan yang bisa membantu pekerjaan manusia. Banyak teknologi yang sudah tercipta dan telah gunakan hingga sekarang. Beberapa contoh teknologi yang sering digunakan sehari-hari contohnya adalah komputer, smartphone, kamera, dan lain sebagainya.

Banyaknya teknologi-teknologi modern ini juga tidak lepas dari fakta-fakta menarik dibaliknya. Tidak hanya fakta, banyak juga mitos yang beredar mengenai teknologi yang ada. Seperti mitos tentang bahaya sebuah teknologi, mitos tentang cara penggunaan teknologi yang salah dan merugikan, dan berbagai mitos teknologi lainnya.

Mitos-mitos teknologi ini mungkin bagi sebagian orang bisa mengganggu karena mereka percaya akan hal tersebut. Namun ada juga beberapa orang yang tidak memperdulikan mitos-mitos ini dan mengabaikannya.

Mungkin beberapa mitos tentang teknologi yang cukup terkenal contohnya adalah semakin besar megapiksel dari sebuah kamera maka hasil foto yang akan didapat juga semakin baik. Menurutmu apakah ungkapan tersebut benar, atau apakah itu hanya mitos saja?

Berikut ini Liputan6.com lansir How Stuff Works, Rabu (1/5/2019), mitos-mitos teknologi yang dianggap benar namun padahal tidak benar atau keliru.

  1. Mengecas Ponsel Semalaman Merusak Baterai

Mitos teknologi pertama adalah ketika mengecas ponsel semalaman maka akan merusak baterai. Hal ini adalah tidak benar. Saat ini kebanyakan smartphone merupakan alat elektronik canggih yang cukup cerdas untuk mencegah pengisian baterai berlebihan.

Bukan karena mengecas semalaman yang mungkin bisa merusak baterai. Namun baterai ponsel akan rusak karena ia memiliki masa bertahan atau siklus waktu pemakaian tertentu. Biasanya baterai yang mulai rusak, akan menjadi lebih mudah cepat habis dayanya.

  1. Sinar- X di Bandara Dapat Menghapus File di Perangkatmu.

Sinar-X yang sering ada di bandara bisa memperlihatkan benda-benda yang ada didalam tas atau koper. Kemudian banyak juga yang berfikir jika sinar-X bisa merusak file pada laptop dan smartphone karena terpapar radiasi.

Hal ini merupakan mitos dan sama sekali tidak benar. Sinar-X memang merupakan salah satu jenis energi elektromagnetik, dan perangkat pribadi seperti laptop dan smartphone adalah elektronik canggih.

Tetapi hard drive dan kartu memori seperti flash disk tidak akan terpengaruh oleh sinar-X. Sinar-X tidak bermuatan magnetis, dan perangkat pintar seperti laptop dan smartphone tidak memiliki bagian sensitif terhadap sinar-X.

  1. Kamera dengan Megapiksel Lebih Besar akan Menghasilkan Gambar Lebih Baik.

Fakta dari megapiksel yang ada di kamera adalah bahwa tidak selalu menghasilkan gambar yang lebih baik. Megapiksel yang tinggi pada kamera memang bisa lebih mempermudah cahaya untuk masuk ke sensor kamera, dan akan menghasilkan warna yang lebih banyak. Namun kamera yang memiliki megapiksel lebih besar ke ruang terbatas sensor kamera sering kali memiliki efek sebaliknya.

Banyak sekali produsen kamera yang mementingkan besarnya megapiksel dalam kamera karena ingin mencari cara untuk memasarkan produk mereka. Ini adalah salah satu teknik penjualan kamera yang banyak menipu orang.

  1. Mematikan Komputer Malam Hari untuk Kinerja Komputer Lebih Baik.

Ini juga merupakan mitos yang sering diyakini oleh sebagian orang. Mungkin mitos ini berlaku saat zaman di mana komputer merupakan teknologi baru dan komputer yang menggunakan piranti lama. Karena komputer yang panas akan berbahaya jika dihidupkan terus menerus dan bisa merusak hard drivenya.

Namun ini berlaku hanya untuk komputer zaman dahulu. Kini komputer modern tidak akan seperti itu. Komputer saat ini kebanyakan adalah kelompok perangkat yang jauh lebih dapat diandalkan. Jika kamu bisa menggunakan komputer beberapa kali sehari, dari pagi hingga malam hari, kamu lebih baik membiarkannya selalu hidup, atau membiarkannya masuk ke mode Tidur saat tidak digunakan.

  1. Komputer Mac Tidak akan Terkena Virus.

Mitos bahwa komputer dengan operasi Mac tidak akan terkena virus. Mitos ini mulai beredar ketika pasar komputer konsumen masih dalam masa pertumbuhan dan pengguna komputer dengan operasi Mac masih terbilang sedikit dibandingkan dengan komputer berbasis Windows.

Komputer dengan operasi Windows pada awal mulanya menguasai lebih dari 90 persen pasar, maka sangat banyak peretas menargetkan Windows karena banyak penggunanya.

Namun sekarang komputer dengan operasi Mac juga sudah banyak digunakan di pasaran, sehingga sekarang juga banyak peretas yang mengincar Mac. Apapun sistem operasi yang kamu pilih pada komputermu, pasti bisa terkena virus dan malware.

Leave a Comment