Oli Motor

Jenis Oli Pada Sepeda Motor dan Kapan Waktu Ideal untuk Menggantinya

Oli merupakan bagian yang sangat penting bagi kendaraan. Tanpa oli, kendaraan tidak dapat dijalankan sebagaimana mestinya. Berkat oli pula gesekan antar mesin tidak menimbulkan permasalahan. Karena oli bertindak sebagai pelumas yang menjaga daya tahan mesin. Selain itu, oli juga membantu mesin kendaraan menjadi lebih mudah dingin.  Mengingat pentingnya fungsi oli, Anda harus ganti oli motor dengan teratur ya.

Ketika mengganti oli motor, ada beberapa hal yang sebenarnya harus Anda perhatikan. Pertama adalah jenis oli apa yang sesuai dengan kendaraanmu. Setiap kendaraan memiliki spesifikasi masing-masing dan tentunya kebutuhan akan jenis olinya juga berbeda-beda. Yang kedua adalah jenis oli apa yang seharusnya Anda ganti. Perlu diingat bahwa jenis oli bukan hanya oli mesin.

Hal ketiga yang harus Anda perhatikan adalah waktu pengantian. Seringkali terutama ketika umur kendaraan sudah lama, kita sering mengabaikan kapan seharusnya kita mengganti oli. Ketika terlambat menggantinya, bukan tidak mungkin kendaraan akan bekerja secara tidak optimal atau bahkan mengalami kerusakan. Tidak ingin kan motor kesayanganmu menjadi rusak?

Nah buat Anda yang memang hobi dengan kendaraan bermotor atau memiliki motor, tapi masih bingung bagaimana cara merawatnya, Anda bisa simak ulasan berikut mengenai jenis oli pada kendaraan khususnya motor. Selain itu ada pertimbangan waktu kapan seharusnya oli kendaraan harus segera diganti.

Jenis Oli

Seperti penjelasan sebelumnya, ada beberapa jenis oli. Yang pertama adalah jenis oli berdasarkan pada bahannya:

a. Oli Mineral

Adalah oli yang memiliki ciri tahan terhadap penguapan. Oli ini tidak mudah habis atau menguap. Namun kelemahannya adalah oli ini mudah berubah kekentalannya. Oli jenis ini tidak tahan terhadap suhu yang tinggi ataupun keadaan yang ekstrem.

b. Oli Sintetik

Ada yang punya motor lama? Motor yang sudah dibeli jauh beberapa tahun yang lalu? Yup jika punya, biasanya jenis oli yang digunakan adalah oli sintetik. Jenis oli ini berkebalikan dengan yang oli mineral. Oli sintetik tidak tahan terhadap penguapan. Namun memiliki kekentalan yang stabil. Oli jenis ini tahan terhadap suhu rendah maupun tinggi dan dalam kondisi ekstrem

c. Oli semi sintetik

Oli semi sintetik adalah percampuran antara oli mineral dengan oli sintetik. Oli ini jauh lebih stabil dibandingkan dengan oli mineral. Tahan terhadap perbedaan suhu yang ekstrim baik panas maupun dingin. Biasanya digunakan untuk motor generasi terbaru. Sebaiknya ganti oli motor sesuai dengan tipenya ya.

d. Oli Full Sintetik

Ini adalah jenis oli terbaik dimana merupakan pemurnian dari oli mineral yang tidak tercampur oleh karbon-karbon yang lain. Biasanya motor yang memiliki performa tinggi seperti motor sport dan motor balap membutuhkan oli dengan tipe ini.

Sedangkan jenis oli berdasarkan fungsinya terbagi menjadi beberapa jenis sebagai berikut :

a. Oli Mesin

Oli ini yang biasanya banyak diketahui oleh orang. Oli mesin berguna sebagai pelumas mesin kendaraan saat digunakan. Ketika oli dimasukan kedalam mesin penampungan, setelah mesin dihidupkan, oli akan diedarkan ke seluruh bagian mesin untuk mengurangi gesekan, melakukan pendinginan, dan melakukan perlindungan.

Lalu kapan harus mengganti oli mesin? Disesuaikan dengan pemakaian ya. Jika lebih sering digunakan maka pergantian oli mesin juga akan sering. Biasanya oli mesin akan diganti setelah menempuh jarak 2.000 – 5000 Km. Sesuai dengan tipe motor. Tapi yang baik adalah 2000KM. Atau estimasi 3-4 bulan harus diganti.

b. Oli Rem

Oli jenis ini bertanggung jawab atas sistem pengereman. Oli yang dimasukan akan diedarkan sebagai pelumas dan penyeimbang sistem pengereman. Anda harus benar-benar memperhatikan oli rem ya karena sistem pengereman adalah hal yang sangat penting. DItambah Anda juga harus memeriksa kampas rem. Ganti saat rem sudah mulai susah digunakan dan kampas menipis.

c. Oli Gardan

Oli gardan atau oli gear adalah oli yang dibutuhkan oleh sepeda motor matic. Ini adalah oli yang penting selain oli mesin. Jadi Anda tidak boleh mengabaikannya ya. Kegunaannya adalah menstabilkan suara kotak CVT dan tentunya sebagai pendingin mesin karena gesekan selama pemakaian.

Oli jenis ini sebaiknya diganti setiap 15.000 Km atau estimasi setiap satu tahun sekali. Jangan lupa untuk mengecek oli ya. Karena kesalahan tidak ganti oli motor dapat menurunkan performa kendaraan Anda.

Leave a Comment